Rabu, 15 Oktober 2014

sejarah doa qunut







 
Nama     : Mohamad Samsul Hadi
NIM        : 1410611004
Fakultas : Teknik
Prodi       : Sipil

Kapan Pertama Kali Dibacakan Doa Qunut ?
Dalam sebuah hadits diriwayatkan bahwa awal mula dilakukannya pembacaan qunut oleh Rasulullah s.a.w. itu adalah ketika 40 orang atau 70 orang penghafal Qur;an dibantai oleh Bani Sulaim, Bani Ri’l dan Bani Dzakwan di dekat mata air Bir Ma’unah.
Telah menceritakan kepada kami Abu Ma’mar telah menceritakan kepada kami Abdul Warits telah menceritakan kepada kami Abdul Aziz dari Anas r.a., dia berkata : “Nabi s.a.w. pernah mengutus tujuhpuluh orang untuk suatu keperluan, mereka disebut sebagai qurra` (para ahli al Qur’an), mereka di hadang oleh penduduk dari bani Sulaim, Ri’l dan Dzakwan dekat mata air yang disebut dengan Bi’r Ma’unah, mereka berkata, “Demi Allah, bukan kalian yang kami inginkan, kami hanya ada perlu dengan Nabi s.a.w.” Mereka akhirnya membunuh para sahabat tersebut, maka Nabi s.a.w. mendo’akan kecelakan kepada mereka (Sulaim, Ri’l dan Dzakwan) selama sebulan pada shalat shubuh, itu adalah awal kali dilakukannya qunut, sebelumnya kami tida pernah melakukan do’a qunut.” (H.R. Bukhari No. 3779)
Telah menceritakan kepada kami Abdush Shamad dan ‘Affan keduanya berkata; telah menceritakan kepada kami Tsabit dari Hilal dari Ikrimah dari Ibnu Abbas, ia berkata; “Beliau pernah mengirim utusan kepada mereka untuk mengajak memeluk Islam, namun mereka justru membunuh utusan tersebut.” ‘Affan berkata dalam haditsnya, ia berkata; Ikrimah berkata; “Ini adalah permulaan qunut.” (H.R. Ahmad No. 2610)
Artinya sebenarnya awal mula doa qunut ini dilakukan karena kaum muslimin mendapat musibah. Salah besar dan dusta yang mengatakan bahwa doa qunut dibacakan pertama kali oleh madzhab tertentu. Kenyataannya hal ini telah dilakukan oleh Rasulullah s.a.w.
Apakah Qunut Dibacakan Waktu Tertentu Atau Seterusnya ?
1. Qunut dibacakan selama 20 hari
Telah menceritakan kepada kami Aswad telah menceritakan kepada kami Abu Bakar dari Humaid dari Anas berkata : “Rasulullah s.a.w. pernah melakukan qunut selama dua puluh hari”. (H.R. Ahmad No. 12682)
2. Qunut dibacakan selama sebulan penuh
Telah menceritakan kepada kami ‘Amru bin “Ali telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Fudhail telah menceritakan kepada kami ‘Ashim Al Ahwal dari Anas r.a. berkata,: “Rasulullah s.a.w. melaksanakan do’a qunut selama sebulan pada waktu terbunuhnya para Qurra’ (penghafal AL Qur’an). Dan belum pernah aku melihat Rasulullah s.a.w. sedemikian sedih yang melebihi kesedihannya pada waktu itu”. (H.R. Bukhari No. 1217)
Anas bin Malik r.a. menjawab; ” Rasulullah s.a.w. melakukan qunut selama sebulan, beliau mendo’akan kebinasaan untuk orang-orang yang membantai sahabatnya yang dijuluki Al Qurra’ (Para Ahlul Qur’an).” (H.R. Muslim No. 1089)
Telah menceritakan kepada kami ‘Affan telah menceritakan kepada kami Hammam dari Qatadah dari Anas r,a, : “Nabi S.a.w. pernah melakukan qunut selama sebulan lalu meninggalkannya”. (H.R. Ahmad No. 13111)
Dari Qais bin Rabi’ dari Ashim bin Sulaiman, kami berkata kepada Anas r.a. : Sesungguhnya suatu kaum menganggap Nabi s.a.w tidak putus-putus berqunut di (shalat) subuh, lalu Anas berkata: Mereka telah berdusta, karena beliau tidak qunut melainkan satu bulan saja, yang mendoakan kecelakaan satu kabilah dari kabilah-kabilah kaum musyrikin.” [H.R. Al-Khatib]
3. Qunut dibacakan seterusnya
Telah menceritakan kepada kami Abdurrazaq berkata, Telah menceritakan kepada kami Abu Ja’far, yaitu Ar-Razi dari ar-Rabi’ bin Anas dari Anas bin Malik r.a. berkata, “Rasulullah s.a.w. masih selalu mengerjakan qunut subuh hingga meninggal dunia.” (H.R. Ahmad No. 12196)
Hadits senada juga dikeluarkan oleh ‘Abdurrozzaq dalam Al Mushonnaf 3/110 No.4964, Ahmad 3/162, Ath-Thoh awy dalam Syarah Ma’ani Al Atsar 1/244, Ibnu Syahin dalam Nasikhul Hadits Wamansukhih No.220, Al-Ha kim dalam kitab Al-Arba’in sebagaimana dalam Nashbur Royah 2/132, Al-Baihaqy 2/201 dan dalam Ash-Shugro 1/273, Al-Baghawy dalam Syarhus Sunnah 3/123-124 no.639, Ad-Daruquthny dalam Sunannya 2/39, Al-Maqdasy dalam Al-Mukhtaroh 6/129-130 no.2127, Ibnul Jauzy dalam At-Tahqiq No.689-690 dan dalam Al-‘Ilal Al-Mutanahiyah no.753 dan Al-Khatib Al-Baghdady dalam Mudhih Auwan Al Jama’ wat Tafr iq 2/255 dan dalam kitab Al-Qunut sebagaimana dalam At-Tahqiq 1/463. Semuanya dari jalan Abu Ja’far Ar-Razi dari Ar-Robi’ bin Anas dari Anas bin Malik r.a.
Hadits ini dishohihkan oleh Muhammad bin ‘Ali Al-Balkhy dan Al-Hakim sebagaimana dalam Khulashotul Badrul Munir 1/127 dan disetujui pula oleh Imam Al-Baihaqi. Namun Imam Ibnu Turkumany dalam Al-Jauhar An-Naqi berkata : “Bagaimana bisa sanadnya menjadi shohih sedang rowi yang meriwayatkannya dari Ar-Rob i’ bin Anas adalah Abu Ja’far ‘Isa bin Mahan Ar-Razi mutakallamun fih (dikritik)”. Berkata Ibnu Hambal dan An-Nasa`i : “Laysa bil qowy (bukan orang yang kuat)”. Berkata Abu Zur’ah : ” Yahimu katsiran (Banyak salahnya)”. Berkata Al-Fallas : “Sayyi`ul hifzh (Jelek hafalannya)”. Dan berkata Ibnu Hibban : “Dia bercerita dari rowi-rowi yang masyhur hal-hal yang mungkar”.”
Dan Ibnul Qoyyim dalam Zadul Ma’ad jilid I hal.276 setelah menukil suatu keterangan dari gurunya Ibnu Taimiyah tentang salah satu bentuk hadits mungkar yang diriwayatkan oleh Abu Ja’far Ar-Rozy, beliau berkata : “Dan yang dimaksudkan bahwa Abu Ja’far Ar-R ozy adalah orang yang memiliki hadits-hadits yang mungkar, sama sekali tidak dipakai berhujjah oleh seorang pun dari para ahli hadits periwayatan haditsnya yang ia bersendirian dengannya”.
Dari Ahmad bin Muhammad dari Dinar bin ‘Abdillah dari Anas bin Malik : “Terus-menerus Rasulullah s.a.w. qunut pada sholat subuh sampai beliau meninggal”. (H.R. Al-Khatib).
Ahmad bin Muhammad yang diberi gelar dengan nama Ghulam Khalil adalah salah seorang pemalsu hadits yang terkenal. Dan Dinar bin ‘Abdillah, kata Ibnu ‘Ady : “Mungkarul hadits (Mungkar haditsnya)”. Dan berkata Ibnu Hibba n : “Ia meriwayatkan dari Anas bin Malik perkara-perkara palsu, tidak halal dia disebut di dalam kitab kecuali untuk mencelanya.
Jadi masing-masing ada dalilnya baik yang membaca qunut di moment tertentu saja, selama beberapa hari saja, satu bulan saja, atau seterusnya, hal ini tidak menjadi masalah.
Hadits Yang Mengatakan Tidak Ada Doa Qunut
Telah menceritakan kepada kami Hatim bin Bakr Adl Dlabbi berkata, telah menceritakan kepada kami Muhammad bin Ya’la Zunbur berkata, telah menceritakan kepada kami ‘Anbasah bin ‘Abdurrahman dari Abdullah bin Nafi’ dari Bapaknya dari Ummu Salamah ia berkata, “Rasulullah s.a.w. melarang untuk melakukan qunut dalam shalat subuh. ” (H.R. Ibnu Majah No. 1232)
Berkata Muhammad bin Ajlan dari Nafi’, dari Umar, katanya: Pernah Rasulullah s.a.w mengutuk orang-orang musyrik dengan menyebut nama-nama mereka sampai Allah menurunkan Q.S. Ali Imran [3]. 127 Laisa laka minal-amri syaiun (tidak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu).”(H.R. Bukhari)
Adalah Rasulullah s.a.w. ketika selesai membaca (surat dari rakaat kedua) di shalat Fajr dan kemudian bertakbir dan mengangkat kepalanya (I’tidal) berkata : “Sami’allahu liman hamidah rabbana walakal hamdu, lalu beliau berdoa dalam keadaan berdiri. “Ya Allah selamatkanlah Al-Walid bin Al-Walid, Salamah bin Hisyam, ‘Ayyasy bin Abi Rabi’ah dan orang-orang yang lemah dari kaum mu`minin. Ya Allah keraskanlah pijakan-Mu (adzab-Mu) atas kabilah Mudhar dan jadianlah atas mereka tahun-tahun (kelaparan) seperti tahun-tahun (kelaparan yang pernah terjadi pada masa) Nabi Yusuf. Wahai Allah, laknatlah kabilah Lihyan, Ri’lu, Dzakw an dan ‘Ashiyah yang bermaksiat kepada Allah dan Rasul-Nya. Kemudian sampai kepada kami bahwa beliau meningalkannya tatkala telah turun ayat : “Tak ada sedikitpun campur tanganmu dalam urusan mereka itu atau Allah menerima taubat mereka, atau mengazab mereka, karena sesungguhnya mereka itu orang-orang yang zalim“. (H.R.Bukhari Muslim)
Sebagian ulama berpendapat  berdasarkan hadits di atas tidak boleh lagi ada qunut untuk mengutuk / mendoakan keburukan bagi suatu kaum. Dan sebagian dengan menanggap mansukh qunut berdasarkan hadits ini. Namun Imam Qurthubi dalam tafsirnya mengatakan bahwa hadits ini tidak menunjukkan mansukhnya qunut. Intinya yang wajib itu adalah sholat Subuh. Ada pun Qunut itu furu’/ranting dan Sunnah. Mau mengerjakan boleh, tidak juga tidak apa2. Bid’ah itu artinya sesuatu yg tak ada pada zaman Nabi atau Nabi TIDAK PERNAH MENGERJAKAN. Karena menurut Hadits Bukhari Nabi pernah mengerjakan, tidak bisa kita mengatakan itu BID’AH. Itu sama saja dgn kita menuduh Nabi telah melakukan Bid’ah.Kalau dibilang Doa Qunut dilakukan saat ummat Islam kena musibah/bencana, apa saat ini bukan saat yang tepat? Jutaan Muslim dibantai di Palestina, Afghanistan, Iraq oleh AS dan Israel. Belum lagi negara-negara Islam yang dilanda peperangan akibat adu domba AS dan Israel seperti di Libya dan Suriah. Apalagi ada pembantaian Muslim di Rohingya Burma. Apa ini bukan saat yang tepat untuk melakukan Doa Qunut? Nabi melakukan Doa Qunut sampai disetiap sholat wajib selama berkali-kali.


Prof. Dr.(HC) Ir. R. M. Sedyatmo atau Sedijatmo



Prof. Dr.(HC) Ir. R. M. Sedyatmo atau Sedijatmo atau Sediyatmo  (lahir di Karanganyar, Jawa Tengah, Indonesia, 24 Oktober 1909 – meninggal di Jakarta Pusat, Indonesia, 15 Juli 1984 pada umur 74 tahun) adalah salah satu tokoh insinyur sipil Indonesia, cendekiawan, praktisi, ilmuwan dan guru besar Institut Teknologi Bandung.
Riwayat hidup
Pendidikan dasar dilaluinya di HIS Solo (1916-1923), dilanjutkan ke MULO Solo (1923-1927), dan AMS B di Yogyakarta (1927-1930). Sedyatmo yang sering dijuluki "Si Kancil" karena terkenal karena banyak akalnya menempuh pendidikan di Technische Hoogeschool te Bandoeng (THS) (sekarang ITB) Bandung (1930-1934). Setelah lulus ujian tahap persiapan (propaedeutisch-examen - ujian kenaikan tingkat 1) pada bulan Juli 1931, ujian kenaikan tingkat 2 pada bulan Juli 1932, ujian tahap kandidat (candidaats-examen - ujian kenaikan tingkat 3) pada bulan Mei 1933, dan ujian akhir keinsinyuran (ingenieurs-examen - ujian akhir tingkat 4) pada bulan Mei 1934, maka secara resmi Sedyatmo menjadi seorang insinyur sipil lulusan Bandung (Bandoengsche civiel ingenieur). Selesai dari THS pada 1934 dengan masa studi tepat empat tahun, Sedyatmo bekerja sebagai insinyur perencanaan di berbagai instansi pemerintah. Sedyatmo dikenal karena menemukan "Konstruksi Cakar Ayam" pada tahun 1962. Temuan Sedyatmo awalnya digunakan dalam pembuatan apron Pelabuhan Udara Angkatan Laut Juanda, Surabaya, landasan bandara Polonia, Medan, dan landasan bandara Soekarno-Hatta, Jakarta. Hasil temuannya tersebut telah dipatenkan dan dipakai di luar negeri.
Karier di dunia akademik dimulai sejak 1 Oktober 1950 dengan pengangkatannya sebagai lektor luar biasa untuk vak Waterkracht (bidang pembangkit tenaga air) pada bagian Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Indonesia Bandung (kemudian menjadi ITB). Pada tanggal 1 Agustus 1951 ia resmi diangkat menjadi guru besar luar biasa bidang pembangkit tenaga air. Ia merupakan profesor pribumi kedua di jurusan teknik sipil ITB setelah Prof. Ir. Roosseno.        Pada Lustrum ketiga (Dies Natalis ke-15) Institut Teknologi Bandung tanggal 2 Maret 1974 Sedijatmo menerima penghormatan berupa Doctor Honoris Causa dalam Ilmu pengetahuan Teknik dari Senat ITB, atas dasar penilaian terhadap jasa-jasanya sebagai Insinyur, dengan promotor Prof. Ir. Soetedjo. Nama Sedyatmo kemudian diabadikan sebagai nama jalan bebas hambatan dari Jakarta menuju bandara Soekarno-Hatta. Profesor Sedyatmo meninggal dunia di usia 75 tahun pada 1984 dan dimakamkan di Karanganyar. Pemerintah Indonesia menganugerahkan Bintang Mahaputra Kelas I kepada Sedyatmo atas jasa-jasanya.

Pendidikan

  • HIS Solo (1916-1923)
  • MULO Solo (1923-1927)
  • AMS-B di Yogyakarta (1927-1930)
  • TH Bandung (sekarang-ITB) (1930-Mei 1934)

Karier

  • Insinyur di Dinas Pekerjaan Umum Mangkunegaran Surakarta (1934-)
  • Insinyur di Departemen Pekerjaan Umum Hindia Belanda


Jumat, 29 November 2013

intisari buku jurnalis berkisah


INTISARI BUKU
JURNALIS BERKISAH
SMA Send.jpg
NAMA : M.SAMSUL HADI
KELAS : XII IPA 3




Judul Buku : JURNALIS BERKISAH
Penulis        :YUS ARIYANTO
Penerbit     :PT. Tiga Serangkai Pustaka Mandiri
Tebal buku : 227 halaman
BAB 1
NAJWA SHIHAB “ PEMANDU CERITA DILAYAR KACA’’
                                Najwa shihab adalah  pembawa acara salah satu stasiun tv lokal yang saat ini memandu acara “ mata najwa” .saat kuliah ,najwa memilih jurusan litigasi .ia berharap bisa menjadi hakim di pengadilan anak.pada tahun 1999 terpampang iklan dikoran mengenaikesempatan magang selama tiga bulan di RCTI.saat itu, najwa tinggal menulis skripsi di fakultas hukum universitas indonesia ,ia tertarik dan kemudian mengirim lamaran dan diterima.selesai magang di RCTI, najwa balik ke kampus untuk menyelesaikan skripsi dan disaat itulah najwa direkrut sebagai reporter-presenter di metro tv dalam keadaan hamil tiga bulan, sebulan pertama ,ia ditugaskan ke Kairo, Mesir,untuk membuat peliputan rhamadan,saat itu ayah najwa shihab,Quraish Shihab tengah menjabat sebagai duta besar Indonesia untuk Mesir.Pada saat minggu, 26 desember 2004 ,aceh dan nias dilanda gempa dasyat :9,3 skala richter saat itu najwa adalah asisten produser “today’s dialogue”.najwa bergerak cepat .mengontak beberapa teman ,mencari tahu pesawat yang bisa ditumpangi karena perkembangan komersil dihentiakan.akhirnya, ia mendengar jusuf kalla, wakil presiden saat itu ,hendak berangkat ke aceh pada senin pagi,27 desember .ia pun menelpon sekretaris jusuf kalla .akhirnya, timmetro tv bisa ikut rombongan.keanehan baru dirasakan najwa saat mereka mendarat dibandara sultan iskandar muda,banda aceh.mereka diarahkan ke lapangan terbang militer .saat mendarat jusuf kalla tidak dijemput dengan mobil mewah melainkan dengan truk tua.dalam perjalanan kepusat kota ,ia akhirnya melihat betapa hancurnya banda aceh.Dalam perjalanan hidupnya memang tak asing dengan prestasi .pada tahun 2006, ia terpilih sebagai jurnalis terbaik metro tv dan masuk nominasi pembaca berita terbaik panasonik award. Pada tahun yang sama ,bersama sejumlah wartawan dari berbagai negara, najwa terpilih mengikuti senior jurnalis   dalam salah satu acaranya dia mendapat anugrah KPI award 2010 untuk episode separuh jiwaku pergi yang tayang Rabu, 30 Juni 2010episode ini memaparkan kisah cinta mantan Presiden RI B.J Habibie dengan mendiang istrinya dan setahun kemudian najwa memperoleh penghargaan young global leader (YGL) 2011.

BAB II
TELNI RUSMITANTRI “MENULIS KIPRAH PARA PESOHOR’’
                November 2004, telni memutuskan meninggalkan TEMPO dan menuju tabloid cek dan ricek .di TEMPO, majalah dan koran , ia lama menggawangi rubrik hiburan dan gaya hidup . seperti lazimnya, TEMPO menghendaki rotasi para staf redaksinya secara periodik ,telni pun terkena kebijakan tersebut. Telni memiliki passion kuat di jurnalisme hiburan ,terutama musik dan film . saat akan dirotasi ke desk politik  ia berpikir  ,ia pun mengontak ilham bintang , pemimpin redaksi tabloid Cek dan Ricek ,yang sekitar setahun sebelumnya menawari telni bergabung. Ternyata , tawaran tersebut masih berlaku. Ditempat baru itu , telni diplot sebagai redaktur dan koordinator peliputan. Tak sejak awal telni meggeluti jurnalisme hiburan, di majalah ummat tempatnya bekerja sebelumnya banyak ditugaskan di politik ,khususnya di lingkungan militer. Tapi, jurnalisme hiburan, atau orang lebih suka menyebutnya infotainment , begitu memikat telni. Lima tahun kemudian telni membuktikan bahwa dirinya mampu menyuguhkan yang terbaik , tulisannya yang berjudul “babak baru Bambang-Mayang “ yang di muat di tabloid Cek dan Ricek edisi 22-28 desember 2010 terpilih mendapat Anugrah Adinegoro 2010, yang diselenggarakan Persatuan Wartawan Indonesia (PWI)dalam rangkai peringatan hari pers nasional 2011.

BAB III
METTA DHARMASAPUTRA “JALAN BERLIKU MEMBONGKAR SKANDAL “
                Metta adalah eks jurnalis tempo, saat ia terkantu-kantuk dibus kot ,jum’at siang, 24 november 2006. Metta hendak ke kantor majalah TEMPO dijalan proklamasi ,jakarta pusat. Sebagai desk ekonomi ,ia mesti menghadiri rapat checking ,tiba-tiba, telepon genggamnya berdering. Ternyata ada seseorang yang ingin memberikan informasi tentang skandal penggelapan pajak, kisah berhulu dari tindakan vincen menilap duit Asian Agri 3,1 juta dolarAS, pada pertengahan 2006. Ia melibatkan Hendri Susilo, temannya semasa SMP, dan Ferry. Aksi pembobolan dilakukan vincen dengan cara mengirimkan surat fiktif ke bank Fortif (Singapura ) dengan perintah tranfer dana 3,1 juta dolar AS dari rekeningAsian Agri Abadi Oils And Fats Ltd.(British Virgin Island)Ke bank Panin Jakarta. Dalam surat itu vincen memalsukan tanda tangan dua pemegang otoritas keuangan Asian Agri di Singapura. Sial buat vincen, aksinya terungkap ia langsung minggat ke singapura dengan membawa data internal perusahaan tersebut. Vincen memang kemudian menjalani proses hukum di Jakarta, setelah dibujuk metta, ia bersedia pulang. Pada Agustus 2007, pengadilan negeri jakarta barat, memvonis 11 tahun penjara terhadap vincent dan denda 150 juta rupiah. Sekitar sebulan setelah vonis itu, metta terperenjat. Koran-koran memberitakan bahwa dia mangkir dari panggilan polisi sebagai saksi kasus pembobolan uang Asian Agri. Belum hilang keterkejutan metta, tiba-tiba sejumlah wartawan, terutama yang bertugas di polda Metro Jaya, memegang fotokopi salinan Sms dari telepon genggam miliknya. Metta akhirnya sempat diperiksa di polda Metro Jaya, terkait kehebohan ini semua, majelis etik AJI jakarta memanggil metta sebagai anggota AJI. Sejak kasus ini metta lama tak menjalin kontak dengan Edwin, memang disengaja. Setelah beberapa lama metta akhirnya mempunyai kesempatan bertemu. Ia pun minta maaf kepada Edwin. Sejak 1 februari 2012 metta mengundurkan diri dari KOMPAS, bagaimanapun KOMPAS adalah almamater yang menempa hingga menjadi sekarang. Tiga tahun setelah reportase ini, AJI menganugerahkan penghargaan Udin Award kepada metta. Ia didaulat menerima penghargaan atas reportasenya tentang dugaan penggelapan pajak yang Dilakukan Asian Agri. Udin Award adalah penghargaan yang dibuat AJI untuk mengapresiasi jurnalis yang berdedikasi tinggi dalam memperjuangkan proses pemberitaan meski mendapat intimidasi. 

BAB IV
MARIA HARTININGSIH “ SUARA UNTUK YANG DIBISUKAN”
                Maria lahir di semarang, pada tahun 1954, maria berasal dan keluarga islam kejawen. Ayahnya , hartono meninggalkan keluarga saat maria masih balita. Karena masalah keuangan ,sang ibu, roepiyati mengirim maria untuk tinggal bersama seorang paman dibogor.Maria hartiningsih punya kecenderungan klaustrofobia atau takut pada ruangan tertutup, maria teringat pernyataan pakar UGM yang diakui Maria sebagai salah seorang gurunya : Ashadi Siregar. Menurutnya buatnya jurnalis ,lebih baik sol sepatu yang rusakketimbang pantat tepos. Inti pernyataan tersebut adalah seorang jurnalis mesti bergaul langsung dengan realitas., terjun ke lapangan dan cermati keadaan .tulis berita dari hasil observasi langsung , andai hanya berdasarkan penuturan sumber, mustahil membuat berita secara akurat , benar, dan lengkap. Pada tahun 2003, maria meraih Yap Thiam Hien Award , maria dinilai sebagai jurnalis yang sangat konsisten dalam memperjuangkan hak asasi manusia. Yap Thiam Hien adalah seorang advokat  dan aktivis hak asasi manusia . di tahun-tahun pertama orde baru ,ia menjadi salh satu pendiri yayasan lembaga bantuan hukum indonesia (YLBHI). Dewan juri yang di ketuai oleh soetandyo wignjosoebroto dengan anggota azyumardi azra, harkristuti harkrisnowo, dan asmara nababan menyampaikan pertimbangan pokok mengapa penghargaan tersebut diberikan kepada maria, menurut dewan juri maria adalah wartawan yang mampu mendayagunakan peran dan pribadinya dalam menyebarluaskan ide kemanusian dan HAM. Ia dianggap jurnalis yang ikut mendorong ide jurnalisme damai yang belum banyak dipraktikkan para jurnalis lain. Tak hanya menulis kekerasan terhadap perempuan, maria juga memiliki kepedulian terhadap perilaku remaja , HIV/AIDS , perdagangan anak dan perempuan, kekerasan pemilu hingga hal-hal terkait demokrasi, keindonesiaan , dan penguatan masyarakat sipil. Salah satu perjalanan maria paling berkesan adalah kehadirannya dilingkungan ibu Teresa, rohaniawan yang mengayomi kaum papa di India. Karena , disana dia mendapat pelajaran penting dengan merasakan langsung perjuangan suster josma yang membantu kaum miskin yang menjelang ajal dan tak punya lagi harapan. Duapuluh tahun kemudian , maria masih menggembara ke lapangan dan bertemu sosok inspiratif lain.
BAB V
TOSCA SANTOSO  “MEMBUKA AKSES INFORMASI, MERAWAT KEBEBASAN “
                Santoso lahir di cilacap, 3 november tahun 1964.Pada tahun 1999, santoso mendirikan KBR68H. Dimulai dengan tujuh personel yang memproduksi berita selama 15 menit setiap hari,sekarang KBR68H merupakan jaringan radio terbesar di Indonesia. Setiap hari, kantor berita yang bermarkas itu memasok informasi ke 906 stasiun radio dengan sekitar 25 juta pendengar. Sepuluh tahun setelah itu , KBR68H di ganjar “ King Baudouin International Development Prize” dari pemerintah Belgia. Karena, dinilai kantor berita independen yang berhasil memberikan kontribusi  terhadap  pembanguna berkelanjutan, yang didasarkan pada penguatan sendi-sendi demokrasi, toleransi, dan partisipasi masyarakat, dengan menyediakan dan menyajikan informasi berkualitas melalui jaringan radio. KBR68H menyisihkan 250 kandidat lain dari sepuluh negara diseluuh dunia. Penghargaan ini di berikan sejak 1978. Lembaga ini menjadi yang pertama di asia tenggara dan institusi pertama  yang meraihnya. Setahun sebelumnya santoso meraih pengahargaan Danamon Award 2008 dikategori usaha skala besar, danamon award adalah salah satu kegiatan sosial bank danamon, adalah aktivitas yang bertujuan mengidentifikasi dan memberikan penghargaaan kepada para individu atau institusi yang berjuang demi peningkatan kesejakteraan sesama anggota masyarakat. Untuk mendapat penghargaan ini, para individu atau institusi harus telah melaksanakan program atau kegiatan yang menghasilkan dampak langsung terhadap kelompok atau komunitas yang dituju. Selain itu, program atau kegiatan tersebut harus dilaksanakan secara terus menerus dan minimal telah dilakukan selam satu tahun.pada tanggal 9 november tahun 2010, santoso juga menerima penghargaan Knight International Jurnalism Award 2010 dari international center for jurnalists (ICFJ), sebuah organisasi pembela kebebasan pers berbasis di Amerika Serikat. Penghargaan tersebut diberikan karena , santoso telah melakukan pekerjaan luar biasa dalam melawan korupsi dan memberdayakan warga negara.
BAB VI
MUHLIS SUHAERI “ SEBONGKAH TELADAN DARI KALIMANTAN “
                 Pada tahun 199o-an, muhlis suhaeri pernah tinggal beberapa bulan di kalimantan barat. Ia bergaul dengan warga disana, tapi ia tidak betah karena dibalik keterbukaan dan sifat kekeluargaan masyarakat disana ada hal-hal buruk yang lekat diingatannya. Ditulis dalam blognya disana masyarakat tersekat dalam berbagai isu etnis, agama, dan golongan. Alamnya ekstrem dan panas. Sulit mendapatkan air bersih, karena tanah gambut, dan kadar zat besinya tinggi. Jalan putus dimana-manadan listrik selalu mati. Belasan tahun berlalu ia berkuliah dan bekerja di jakarta. Dalam salah satu acara malam penganugerahan, karyanya yang berjudul “ pembalakan liar di kalimantan barat” menjadi finalis dalam kategori cetak dan online liputan investigatif penghargaan Anugerah Adiwarta Sampoerna merupakan sebuah ajang penghargaan dan kompetisi bagi para jurnalis indonesia yang di sponsori oleh PT HM SAMPOERNA Tbk. Muhlis pernah menjadi pengajar tamu di FKIP Universitas Tanjungpura untuk mata kuliah jurnalistik. Di kelas muhlis selalu membenturkan para mahasiswa dengan karya karya jurnalistik secara langsung. Muhlis punya hobi membaca sejak kecil, termasuk cerita-cerita pertualangan karya Karl May. Ia juga membaca kisah perjalanan kisah perjalanan marco polo yang mengelilingi dunia. Selepas SMA muhlis meniggalkan jepara dan menuju jakarta untuk bisa keliling dunia. Kemudian ia masuk di Institut ilmu sosial dan Ilmu politik (ISIIP).


BAB VII
MAULUDDIN ANWAR “ DIANTARA KEKEJIAN PERANG DAN PERJUANGAN MANUSIA”
                Karir anwar dimulai di jurnalis televisi dimulai pada november 2000 dengan bergabung dengan Metro tv. Pada tahun 2006 lebanon bukan lagi surga bagi para turis, karena pada saat itu hizbullah menyerang kota shlomi di israel utara dengan rudal-rudalnya.dan pada saat itu anwar ditugaskan untuk peliputan dengan rekannya andi di lebanon melalui suriah. Berbeda dengan lebanon suriah sangat ketat.  Disaat orang menjauhi lebanon, anwar pergi ke lebanon untuk melakukan peliputan sepanjang perjalanan banyak mobil yang berlawanan arah . sesampainya di lebanon yang menjadi masalah adalah makanan karena menu lokal disana tidak cocok dengan selera anwar. Disana mereka pergi ke kota dhahiya , beirut selatan. Disana banyak korban yang menjadi korban pengeboman  sesaat setelah setibanya mereka disana, lokasi tersebut menjadi sasaran pengeboman. Namun mereka berhasil selamat dari peristiwa tersebut. Waktu berjalan anwar mencari kesempatan untuk mewawancarai hassan nasrallah, pemimpin hizbullah . awan menghabiskan 25 hari di lebanon dari rencana 10 hari disana. Jaket anti peluru yang dibawanya dari indonesia nyaris tak di pakai, beratnya mencapai 17 Kg. Lebih dari sebulan agresi militer israel sekitar 1100 orang tewas. Sepertiganya adalah anak-anak. Yang didapat dari pengalaman tersebut adalah perang berkepanjangan mungkin membuat mereka terlalu letih untuk menagisi nasib mereka.

BAB VIII
ERWIN ANADA “ RIUH KONTROVERSI BERUJUNG PENJARA”
                Jumat, 24 juni 2011. Erwin anada keluar dari pintu besi LP cipinang jakarta timur. Piluhan jurnalis telah menunggu pengacara Todung Mulya L. Hadir juga. Erwin ditahan sejak 8 oktober 2010 karena dijatuhi hukuman 2 tahun penjara setelah permohonan kasasi kejaksaan dikabulkan MA, sejak saat itu juga ia mengupayakan kebebasannya dengan mengajukan PK atas keputusan kasasi. Akhirnya, MA menerima PK Erwin ia pun bebas, tapi playboy indonesia terlanjur kandas. kini, playboy diterbitkan di 30 negara kebanyakan di eropa. Indonesia adalah negara pertama yang memiliki playboy sejak edisi turki distop pertengahan 1990-an.  Segenap kegaduhan ini berhulu pada 29 juni 2006 saat polisi menetapkan erwin sebagai tersangka terhadap pelanggaran kesusilaan dan pornografi di playboy indonesia. 25 agustus 2010 FPI memerintahkan anggotanya untuk mencari dan menangkap Erwin dan menuntuk untuk menyerahkan diri. 2 hari kemudia AJI Indonesia meminta FPI untuk menghentikan rencana memburu Erwin. AJI menilai, ancama itu teror terhadap pers. Penjara membentuk episode spesial dalam hidup Erwin, misalnya, ia bertemu dengan orang yang membencinya. Penjara menurut Erwin , adalah ruang tinju raksasa dimana semua orang bertarung didalam penjara. 


BAB IX
RAMDAN MALIK “ MEREKAM MANUSIA DAN KEHIDUPAN “
                Ramdan adalah jurnalis dokumenter MNCTV, Ramdan dikenal dari sedikit jurnalis televisi indonesia yang piawai membikin karya dokumenter. Ramdan meraih nominasi kategori film dokumenter dalam FFI 2005. Pada tahun berikutnya, tim saksi hidup meraih nominasi kategori film dokumenter dalam FFI 2006 untuk episode timor timur/leste. Ramdan mengatakan tantangan yang dihadapi tim produksi tayangan dokumenter adalah menyajikan gambar-gambar asli mereka biasanya mengejar gambar ke Arsip nasional / kolektor film. Tak selalu mesti menempuh rimba untuk berkarya ia hanya perlu pergi ke asrama haji Pondok Gede jakarta timur. Andai boleh memilih ia ingin menjadi reporter seterusnya tapi situasi di pertelevisisan indonesia belum memungkinkan. Kalau reporter mau naik gaji dia harus menjadi produser.

BAB X
LINDA CHRISTANTY “ MENDAMPINGI ACEH DIMASA TRANSISI”
                Aceh baru saja mengalami momen bersejarah pada 26 desember 2004, aceh dilanda tsunami dasyat, ratusan ribu orang melayang infrastruktur hancur. Momen kedua, pada agustus 2005, GAM dan pemerintah RI berkomitmen untuk menyelesaikan konflik secara damai, menyeluruh, berkelanjutan dan bermartabat. Kedua momen memicu kerja rekontruksi dan rehabilitas. Bantuan internasional membanjiri Aceh. tim pemantauan perdamaian mengelar tugas. Para petugas kemanusiaan berdatangan. Juga, jurnalis seperti linda. Ia segera bekerja. Kantor Jakarta memasang target. Suatu hari, Andreas menelpon Linda dan berkata untuk menargetkan 25.000 kata perbulan , rata-rata dikoran 800-900 kata. Tapi target itu tidak langsung di penuhi. Linda mulai mencari kontributor. Akhirnya ada 2-3 wartawan lokal yang mengirim tulisan. Belakngan beberapa aktivis KONTRAS Aceh berniat menjadi kontributor. Kontributor Aceh Feature pun meraih berbagai penghargaan jurnalistik pada 2008, Novia Liza meraih penghargaan wartawan muda berbakat dari Adiwarta. Pada tahun, 1999 setelah Soeharto makzul, Linda meninggalkan politik dan serius menekuni dunia penulisan kreatif dan jurnalisme.